BANJAR, BULELENG – Menindaklanjuti arahan Kapolres Buleleng, Kapolsek Banjar Kompol Made Mustiada, S.H., memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) rutin di Aula Mapolsek Banjar pada Rabu pagi (15/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi intensif guna meningkatkan kinerja personel dalam menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Banjar.
Dalam arahannya, Kompol Made Mustiada menekankan sejumlah poin krusial yang menjadi perhatian publik saat ini. Salah satunya adalah maraknya aksi balap liar dan speeding yang kerap dilaporkan masyarakat melalui layanan 110. Kapolsek menginstruksikan Unit Intelijen untuk menyusup ke komunitas pemain balap liar guna pemetaan, sementara unit patroli diminta memperketat pengawasan di titik rawan seperti wilayah Brahma Vihara Arama dan Batu Gundul.
"Terkait knalpot brong yang mengganggu ketenangan masyarakat, saya tegaskan untuk langsung diamankan ke Polsek demi memberikan efek jera," ujar Kompol Mustiada.
Selain masalah kamtibmas, Kapolsek juga menyoroti isu lingkungan dan fenomena alam. Menghadapi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan (Karhutla) akibat fenomena El Nino Godzilla, para Bhabinkamtibmas diminta mendata titik hotspot dan sumber air di desa binaan masing-masing. Terkait rencana penutupan TPA Bengkala pada 1 Mei mendatang, Bhabinkamtibmas juga diperintahkan melakukan pembinaan intensif kepada warga mengenai pengelolaan sampah dengan pemilihan sampah organik dan sampah an organik (residu).
Anev ini juga membahas penguatan fungsi internal, mulai dari disiplin anggota oleh Provost, manajemen barang inventaris, hingga peningkatan pengawasan tahanan secara ketat setiap jam. Program Police Go To School pun tetap menjadi prioritas untuk mengedukasi generasi muda mengenai bahaya perundungan (bullying), narkoba, dan tertib lalu lintas.
Kegiatan yang dihadiri oleh Waka Polsek AKP I Nyoman Bagiada, S.H., beserta para Kanit dan anggota ini berlangsung kondusif hingga pukul 10.40 WITA dengan komitmen bersama untuk menjaga soliditas dan keselamatan dalam bertugas.